Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh baik simultan maupun
secara parsial variabel internal bank: DPK, CAR, LDR, KAP, Suku bunga kredit
serta variabel eksternal: Suku bunga SBI dan inflasi terhadap jumlah kredit yang
disalurkan oleh bank umum di Indonesia. Penelitian menggunakan data 2010
hingga 2014 dengan menggunakan data bulanan. Terdapat 5 sampel yang diambil
antara lain BNI, BCA, Bank Ekonomi, BPD Jabar Banten, dan Citibank NA.
Temuan penelitian menunjukkan 4 variabel dari 7 variabel yang digunakan
sebagai prediktor terhadap jumlah kredit terbukti mempunyai pengaruh signifikan.
Keempat variabel tersebut antara lain DPK, LDR dan KAP dengan pengaruh
positif sementara CAR berpengaruh negatif. Sementara itu, tiga variabel lainnya
yaitu KAP, SSBI dan inflasi tidak terbukti mempunyai pengaruh yang bermakna
terhadap jumlah kredit yang disalurkan bank umum. Model secara keseluruhan
merupakan model yang berhubungan sangat kuat dengan jumlah kredit yang
disalurkan bank umum dengan kemampuan menjelaskan perubahan jumlah kredit
mencapai 94,8%, ini berarti faktor diluar ketujuh variabel tersebut dalam
menjelaskan perubahan jumlah kredit sangat rendah.