Abstract :
Pupuk organik terdiri dari manure dan green manure. Kotoran sapi merupakan pupuk organik
manure yang mengandung 0,65% N, 0,15% P dan 0,30% K. Chromolaena odorata merupakan
tanaman semak yang tergolong komposit yang tersebar luas di negara tropis. Chromolaena odorata
mengandung 2,65% N, 0,03% P2O5 dan 1,90% K2O. Tujuan penelitian ini untuk menyimpulkan
perbedaan pertumbuhan, hasil dari interaksi beberapa varietas tanaman sorgum dan pemberian pupuk
manure dan green manure. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kedungwatu, Desa Kedungsumber,
Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada ketinggian tempat 12 meter dpl, bulan Januari ?
Juni 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor
perlakuan yaitu faktor satu yaitu varietas (V) terdiri dari varietas numbu (V1) dan super ? 1 (V2).
Faktor dua yaitu pupuk (P) terdiri dari pupuk kotoran sapi (P1), pupuk kompos Chromolaena odorata
(P2), kombinasi pupuk kotoran sapi dan pupuk kompos Chromolaena odorata (P3). Masing-masing
perlakuan diulang tiga kali. Data diolah dengan analisis sidik ragam (ANOVA) uji F taraf 0,05 dengan
uji lanjut DMRT taraf 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata beberapa
varietas pada variabel daya berkecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman, umur berbunga, bobot
kering biji per tanaman. Terdapat perbedaan nyata tertinggi pada variabel diameter batang umur 28
HST sebesar 0,60 cm pada perlakuan varietas numbu dengan pemberian komibinasi pupuk kotoran
sapi dan pupuk kompos Chromolaena odorata. Varietas numbu menunjukkan perbedaan nyata
tertinggi pada variabel bobot biji basah per tanaman sebesar 97,52 g/tanaman. Varietas super-1
menunjukkan perbedaan nyata tertinggi pada variabel panjang malai sebesar 45,18 cm dan panjang
leher malai sebesar 20,13cm.