Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
praktik perataan laba. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 37
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009
sampai 2013 dengan metode purposive sampling.
Perusahaan yang melakukan praktik perataan laba dan yang tidak
melakukan praktik perataan laba diklasifikasikan menggunakan Indeks Eckel.
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, net
profit margin, debt to equity ratio, dan dividend payout ratio. Sedangkan uji
statistik menggunakan statistik deskriptif dan model regresi logistik berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perataan laba telah dilakukan
oleh 70,27% perusahaan sampel manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia dalam kurun waktu tahun 2009-2013. Variabel ukuran perusahaan dan
debt to equity ratio berpengaruh terhadap praktik perataan laba sedangkan
variabel net profit margin dan dividend payout ratio tidak berpengaruh terhadap
praktik perataan laba. Variabel independen tersebut mampu menjelaskan variabel
dependen sebesar 11,4%.