Abstract :
Sektor keuangan bagi semua perusahaan sangat penting karena berfungsi sebagai penyangga terhadap kemungkinan terjadinya risiko. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan Volume, Frekuensi, dan Closing Price sebelum dan sesudah Pemilu Legislatif Tahun 2014 pada sektor keuangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah 79 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014, dalam pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga yang diperoleh adalah 71 perusahaan sektor keuangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilaksanakannya Pemilu Legislatif 2014 pada variabel volume, frekuensi, dan closing price yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.