DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN TINGKAT POST POWER SYNDROME PADA PENSIUNAN PT PETROKIMIA GRESIK DITINJAU DARI TINGKAT JABATAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
SASONO, RICKO FEBRIYANTO
Subject
Psychology 
Datestamp
2019-10-02 00:59:04 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat Post Power Syndrome pada pensiunan PT Petrokimia Gresik ditinjau dari tingkat jabatan. Post Power Syndrome atau sindrom purna kuasa ialah reaksi somatisasi dalam bentuk sekumpulan simptom penyakit, luka -luka dan kerusakan fungsi fungsi jasmaniah dan rohaniah yang progresif sifatnya, disebabkan oleh karena pasien sudah pensiun, atau sudah tidak mempunyai jabatan dan kekuasaan lagi dengan menggunakan indikator gejala fisik dan gejala psikis. Tingkat jabatan pensiunan dalam penelitian ini terdiri atas, pimpinan tinggi (top management), pimpinan menengah (middle management), pimpinan rendah (lower management). Populasi dalam penelitian ini adalah pensiunan PT Petrokimia Gresik yang berdomisili di Kab. Gresik, yang pensiun pada tahun 2015 ? 2016 yaitu sebanyak 408 orang pensiunan. Dari populasi sebesar 408 pensiunan tersebut, diperoleh sampel sebesar 91 pensiunan (20%). Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah Stratified Random Sampling yaitu teknik pengambilan sampel apabila peneliti berpendapat bahwa populasi terbagi atas tingkatan-tingkatan atau strata, maka pengambilan sampel tidak boleh dilakukan secara random, adanya strata tidak boleh diabaikan dan setiap strata harus diwakili sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian secara kuantitatif dengan studi deskriptif korelasional, sedangkan untuk pengujian statistik dalam penelitian ini menggunakan menggunakan uji hipotesis Kruskall Wallis. Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji hipotesis Kruskall Wallis = 0,317 lebih besar dari batas kritis 0,05. Dari tabel Nilai Mean Rank menunjukkan mean rank rerata peringkat yang berbeda antara kelompok satu = 57,45, dua = 45,84, tiga = 43,30 dapat disimpulkan bahwa perbedaan tingkat Post Power Syndrome pada pensiunan PT Petrokimia Gresik dari tiga kelompok tersebut adalah tidak signifikan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat Post Power Syndrome pada pensiunan PT Petrokimia Gresik ditinjau dari tingkat jabatan, yakni responden dengan tingkat Post Power Syndrome yang rendah : 31 orang. Responden dengan tingkat Post Power Syndrome yang sedang : 28 orang. Responden dengan tingkat Post Power Syndrome yang tinggi : 32 orang. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Gresik