Abstract :
Asuhan kebidanan pada ?Ny. L? G2P00010 di PMB Sri Rulihari, S.ST.,M.Kes
Gresik dilakukan secara continuity of care mulai dari kehamilan, persalinan, nifas,
bayi baru lahir, neonatus, dan keluarga berencana sesuai dengan standar
kompetensi bidan dan diharapkan terjadi secara fisiologis, namun kemungkinan
keadaan tersebut dapat berubah menjadi patologis. Untuk itu diperlukan asuhan
kebidanan secara berkesinambungan dan berkualitas. Pengawasan antenatal dan
postnatal sangat penting untuk deteksi dini adanya kelainan dan komplikasi
sehingga dapat menekan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal.
Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah
study kasus yang dilakukan pada ?Ny. L? G2P00010 di PMB Sri Rulihari, S.ST.,
M.Kes Gresik secara continuity of care dengan menggunakan pendekatan
manajemen asuhan kebidanan mulai dari masa hamil, persalinan, bayi baru lahir,
neonatus, masa nifas sampai pelayanan keluarga berencana.
Pada trimester 1 (UK 4/5 minggu) terdapat masalah gangguan rasa nyaman
(mual, muntah, pusing, nyeri perut). DO : TTV (dalam batas normal), terjadi
kenaikan BB 1 kg dari sebelum hamil. Asuhan yang diberikan adalah KIE tentang
penanganan keluhan, tanda bahaya kehamilan, nutrisi, istirahat, dan menganjurkan
ibu melakukan pemeriksaan ANC terpadu. Pada trimester II (UK 19 minggu)
tidak ada masalah. DO : TTV (dalam batas normal), dan hasil pemeriksaan
laboratorium HB, reduksi, albumin, HBsAg (dalam batas normal), asuhan yang
diberikan adalah KIE tentang nutrisi gizi seimbang dan istirahat.
Pada trimester III dilakukan kunjungan sebanyak dua kali pada usia
kehamilan 36 minggu ibu tidak ada masalah, TTV dalam batas normal, TFU 3 jari
dibawah px (25 cm), nilai KSPR 6 pada trimester III. Asuhan yang diberikan yaitu
nutrisi, istirahat dan tanda-tanda persalinan. Pada usia kehamilan 37 minggu ibu
ada masalah kenceng - kenceng, TTV dalam batas normal, TFU 3 jari dibawah px
(26 cm), nilai KSPR 6 pada trimester III. Asuhan yang diberikan yaitu KIE tanda
? tanda persalinan.
Asuhan persalinan berjalan normal, kala 1 selama 11 jam 45 menit, kala II
40 menit, kala III 6 menit, laserasi derajat 2, dan pada kala IV dilakukan observasi
selama 2 jam. Bayi lahir spontan pukul 14.25 WIB, menangis kuat, jenis kelamin
laki - laki, berat lahir 2500 gram, panjang badan 45 cm, A-S 8-9, terdapat lubang
anus, dan tidak ada kelainan.
Kunjungan neonatus dilakukan 3 kali. Pada kunjungan pertama yaitu 24
jam, KU baik, bayi sudah BAB/BAK, TTV dalam batas normal, tali pusat basah.
Pada kunjungan yang kedua yaitu 4 hari, bayi tidak ada kelainan, bayi hanya
minum ASI tanpa makanan tambahan apapun, BAK ± 7 ? 8 kali sehari, BAB 2
kali sehari. Asuhan yang diberikan yaitu KIE tentang tanda bahaya bayi sakit dan
tetap menjaga suhu bayi dan menjemur bayi dipagi hari. Pada kunjungan neonatus
ketiga yaitu usia 14 hari, bayi tidak ada kelainan, bayi hanya minum ASI tanpa
makanan tambahan apapun, BAK ± 7 kali sehari, BAB 3 kali sehari. Asuhan yang
diberikan yaitu KIE tentang tanda bahaya bayi sakit, perawatan BBL dirumah,
KIE kebutuhan ASI dan KIE cara menjemur bayi.