Abstract :
Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung yang bertanggung jawab
kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi untuk mencapai hasil yang
pasti demi meningkatkan mutu kehidupan pasien. Kepuasan pelayanan merupakan
hal yang paling penting bagi masyarakat karena kepuasan konsumen dapat
mempengaruhi minat untuk kembali ke apotek yang sama. Pengamatan ini
bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden di Apotek Banjar Baru dan
mengetahui tingkat kepuasan konsumen tentang pelayanan kefarmasian di Apotek
Banjar Baru GKB. Metode pengamatan menggunakan metode survei lapangan.
Data diambil menggunakan kuesioner terhadap konsumen yang membeli obat di
Apotek tersebut. Pengukuran kepuasan konsumen dilakukan kepada 89 responden.
Hasil dari pengambilan data tersebut menunjukkan karakteristik konsumen
Apotek Banjar Baru mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan usia 37-46
tahun, dan berpendidikan terakhir SMA/Sederajat. Mayoritas jumlah kunjungan
lebih dari 5 kali (46%), tebusan obat mayoritas untuk diri sendiri (51%) dan
penghasilan mayoritas 2.000.000 s.d 2.999.999 (23%). Kepuasan konsumen
Apotek Banjar Baru mengenai pelayanan kefarmasian yaitu cukup puas dengan
nilai rata-rata lima dimensi (kehandalan, ketanggapan, empati, berwujud dan
jaminan) yaitu sebesar 3,69.