Abstract :
Salah satu gangguan kesehatan yang dialami oleh lansia adalah gangguan
muskuloskeletal, terutama Osteoartritis (OA). OA merupakan sekelompok kondisi
heterogen yang mengarah kepada tanda dan gejala sendi yang berkaitan dengan
kerusakan kartilago. Pada kondisi ini, terapi yang digunakan adalah golongan
Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS). OAINS adalah kelompok obat yang
digunakan untuk meredakan nyeri, serta mengurangi peradangan yang ditandai
dengan kulit kemerahan, terasa hangat, dan bengkak. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui profil penggunaan OAINS pada pasien OA. Metode penelitian
adalah deskriptif-kualitatif. Instrumen penelitian adalah nomor rekam medis dan
data pengobatan pasien. Hasil dari penelitian ini kombinasi OAINS dengan obat
lain seperti diazepam, neurosanbe, dan methylprednisolone adalah yang paling
banyak diresepkan sebanyak 77 pasien. Usia lansia paling banyak terdiagnosa OA
disebabkan oleh peningkatan kelemahan di sekitar sendi, penurunan kelenturan
sendi dan penurunan fungsi kondrosit. Jenis kelamin perempuan paling banyak
disebabkan oleh hormon estrogen yang turun secara signifikan dan terapi yang
paling sering digunakan adalah Na Diklofenak karena bisa berakumulasi dengan
baik di cairan sinovial yang terletak di sendi.