Abstract :
Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan
karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin dan kerja
insulin.Penatalaksanaan pasien dengan diabetes melitus tipe 2 dilakukan dengan
pedoman secara non farmakologi yaitu pemberian edukasi, pengaturan pola makan
dan aktifitas fisik serta secara farmakologi yaitu dengan terapi penggunaan obat
antidibetes tipe 2 oral. Pengamatan ini dilakukan untuk mengetahui pola
penggunaan obat antidiabetes tipe 2 oral pada pasien DM tipe 2 di praktek dokter
umum Trisna Hadi Wijaya di Desa Sembayat melalui analisa deskriptif kuantitatif
dengan metode total sampling pasien yang didiagnosis DM tipe 2 sebanyak 35
pasien. Hasil pengamatan menunjukkan pola penggunaan obat antidiabetes tipe 2
oral lebih banyak pada kombinasi biguanid dan sulfonilurea dengan dosis 500 mg /
2 mg tiap kaplet dengan frekuensi pemakaian 1x1 sehari sebanyak 8 pasien (22%),
sedangkan karakteristik jenis kelamin pasien yang didiagnosis DM tipe 2 lebih
banyak perempuan yaitu 19 pasien (55%) dan karakteristik usia antara 46-65 tahun
(usia lansia) sebanyak 22 pasien (63%).Salah satu pilar keberhasilan dalam
pengobatan pasien DM tipe 2 adalah pola penggunaan obat antidiabetes tipe 2 oral
sesuai dosis dan frekuensi pemakaian.