Abstract :
Latar Belakang: Stunting akan membuat anak menjadi lebih pendek dari
pada teman-teman seusianya, juga akan mengalami gangguan pertumbuhan dan
perkembangan, kemampuan berpikir terhambat serta rentan terkena penyakit
infeksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor yang
mempengaruhi terjadinya stunting di Desa Dlemer Kecamatan Kwanyar
Kabupaten Bangkalan.
Metode: Metode penelitian menggunakan Cross Sectional , populasi
balita yang mengalami stunting sebanyak 44 balita dan melibatkan 40 anak
sebagai sampel. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data
menggunakan uji regresi logestik.
Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa status gizi anak banyak
mengalami gizi kurang (75,0%), sebagian besar pendapatan keluarga yang kurang
dari Upah Minimum Kabupaten (87,5%) dan tingkat pendidikan ibu yang
didominasi lulus diawah Sekolah Menengah Pertama (75,0%). Dari hasil uji
regresi logestik didapatkan tidak ada pengaruh antara faktor independen dan
dependen dengan terjadinya stunting didapatkan dari nilai odds ratio < 1.
Kesimpulan: Tidak adanya pengaruh status gizi, pendapatan keluarga dan
tingakat pendidikan ibu dengan terjadinya stunting di Desa Dlemer Kecamatan
Kwanyar Kabupaten Bangkalan.