Abstract :
Skabies sering dijumpai di kalangan pondok pesantren dan merupakan
masalah kesehatan yang dipengaruhi lingkungan yang tidak sehat dan santri itu
sendiri. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan santri putra
tentang skabies sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan di pondok
pesantren salafiah sa?idiyyah Arosbaya bangkalan.
Jenispenelitianyang digunakandalampenelitianiniadalah PreEksperimentaldenganmenggunakanrancangan (desain) One Group Pra-Post Test
Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh santri putra MTS dan MA dipondok
pesantren salafiah sa?idiyyah arosbaya bangkalan. Dengan besar sampel 37
dengan menggunakan jenis simple random sampling. Pengambilan data
menggunakan kuesioner.
Analisis data menggunakanuji statisticWilxocon Signedpenelitian ini
diperoleh bahwa santri sebelum diberikan pendidikan kesehatan yang berpengaruh
kurang sebanyak 40 santri (100%).Sedangkan sesudah diberikan pendidikan
kesehatan berpengetahuan kurang tidak ada (0%).Menunjukkan dengan hasil yang
terbanyak nilai p = 0,00 ( < 0,05).
Jadi ada perbedaan tingkat pengetahuan putra tentang skabies sebelum dan
sesudah di berikan pendidikan kesehatan tentang skabies di pondok pesantren
salafiah sa?idiyyah arosbaya bangkalan.