Abstract :
Pengendalian persediaan adalah kegiatan untuk mempertahankan jenis dan
jumlah persediaan sesuai kebutuhan pelayanan melalui pengaturan sistem
pengadaan, penyimpanan dan pengeluaran. Pengendalian persediaan bermanfaat
untuk dapat memberikan jenis dan jumlah obat yang tepat sesuai kebutuhan
pasien, serta menghindari terjadinya kelebihan dan kekosongan stok obat,
sehingga penggunaan obat dapat dilakukan secara baik dan benar. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengendalian persediaan obat fast moving pada
pelayanan swamedikasi di Apotek Kimia Farma Ibnu Sina yang dilakukan pada
bulan Mei 2019. Metode penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif kualitatif
melalui metode observasi dan wawancara. Pengendalian persediaan obat fast
moving dalam Apotek Kimia Farma Ibnu Sina Gresik sebagian besar telah sesuai
dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016
Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, kecuali pengadaan,
penerimaan, dan penyimpanan obat. Selain itu, dari pengamatan profil pelayanan
obat fast moving periode bulan Mei 2019 didapatkan bahwa Sangobion obat yang
paling sering dilayani dengan presentase 25.91 %.