Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi atau penyakit darah tingi merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kenaikan tekanan darah baik secara lambat atau mendadak. Diagnosis hipertensi ditegakkan jika tekanan darah sistol seseorang menetap pada 140 mmHg atau lebih. Nilai tekanan darah yang paling ideal adalah 115/75 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia.
Metode : Metode observasi analitik, desain penelitian cross sectional. Populasi lansia Puskesmas Blega, variabel independen observasi, variabel denpenden Pola Makan dan Kejadian Hipertensi. Besar sampel melalui one group pretest-posttest sebanyak 51 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Hasil : Hasil uji korelasi spearman rank menunjukkan hasil probability lebih kecil dari nilai taraf
signifikan yang di harapkan (0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa Ho di tolak yang berarti
ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di puskesmas blega kecamatan blega kabupaten bangkalan tahun 2019.
Kesimpulan : Ada Hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia.