Abstract :
Penalaran memiliki peran penting dalam matematika. Penalaran dibagi
menjadi dua yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif. Salah satu jenis
penalaran induktif adalah penalaran analogi. Penalaran analogi merupakan
suatu proses berpikir untuk memperoleh kesimpulan logis berdasarkan
kemiripan atau kesamaan antara hal yang sedang dibandingkan. Penalaran
analogi diperlukan dalam memecahkan masalah matematika karena dalam
memecahkan masalah-masalah yang baru diperlukan konsep-konsep terdahulu
yang memiliki keterkaitan walaupun pada dasarnya masalahnya berbeda.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penalaran analogi dalam
memecahkan masalah matematika peserta didik berkemampuan analogi tinggi,
sedang, dan rendah.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek pada
penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA MBI MA Mambaul
Falah Bawean sebanyak 16 peserta didik. Metode yang digunakan adalah
metode tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah tes kemampuan analogi, tes penalaran analogi matematika (TPAM), dan
pedoman wawancara.
Dari hasil analisis data, penalaran analogi dalam memecahkan masalah
matematika peserta didik berkemampuan analogi tinggi termasuk kriteria sangat
baik dengan rata-rata sebesar 83,33%. Peserta didik menggunakan empat
tahapan yaitu Encoding dan Applying dengan sangat baik serta Inferring dan
Mapping dengan baik. Penalaran analogi dalam memecahkan masalah
matematika peserta didik berkemampuan analogi sedang termasuk kriteria baik
dengan rata-rata sebesar 66,67%. Peserta didik dapat menggunakan tiga
tahapan yaitu Encoding, Inferring, dan Applying dengan baik tetapi cukup baik
untuk tahapan Mapping. Penalaran analogi dalam memecahkan masalah
matematika peserta didik berkemampuan analogi rendah termasuk kriteria
kurang dengan rata-rata sebesar 38,89%. Peserta didik dapat menggunakan
empat tahapan yaitu Encoding dan Applying dengan cukup baik serta masih
kurang untuk tahapan Inferring dan Mapping. Dari 16 peserta didik kelas XI
IPA MBI MA Mambaul Falah Bawean terdapat 3 peserta didik berkemampuan
analogi tinggi, 10 peserta didik berkemampuan analogi sedang, dan 3 peserta
didik berkemampuan analogi rendah.