Abstract :
Gizi kurang atau malnutrisi adalah kondisi kekurangan gizi akibat jumlah kandungan mikronutrien dan makronutrien yang tidak seimbang. Pola makan orang tua berperan dalam menimbulkan masalah terkait status gizi balita. Memberikan kesempatan kepada anak secara bebas untuk mengkonsumsi makanan tidak menjamin balita tidak bermasalah dengan status gizinya. Oleh seba itu peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh pola asuh makan dengan status gizi balita usia 12 ? 24 bulan.
Desain penelitian ini obervasional analytic. sampel yang diambil sebanyak 69 responden, pengumpulan data pada variabel pola asuh makan menggunakan kuisesioner dan data variabel status gizi dengan alat ukur antropometri. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan analisa tabel silang.
Dari analisa tabel silang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Pola Asuh Makan Dengan Status Gizi Balita Usia 12?24 bulan, serta pola asuh makan demokratis memberi pengaruh yang paling tinggi atas status gizi balita usia 12 ? 24 bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pademawu Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh pola asuh makan pada status gizi balita usia 12 ?24 bulan dengan pola asuh yang paling dominan adalah pola asuh demokratis di wilayah kerja UPT Puskesmas Pademawu Kec matan Pademawu Kabupaten Pamekasan,