Abstract :
Cacing sutra merupakan salah satu jenis pakan alami yang memiliki
kandungan nutrisi tinggi. Cacing sutra mempunyai beberapa kelebihan yaitu baik
untuk pertumbuhan larva ikan, gerakannya lambat sehingga mudah ditangkap oleh
larva ikan, ukurannya kecil sesuai dengan bukaan mulut larva ikan dan mudah
dicerna serta memiliki kandungan protein cukup tinggi mencapai 57% (Muria et
al, 2012). Pemanfaatan kelekap pada media kultur cacing sutra diharapkan dapat
meningkatkan biomassa dan populasi cacing sutra. Penelitian ini dilakukan selama
40 hari di Laboratorium Akuakultur Universitas Muhammadiyah Gresik.
Dosispupuk yang dipergunakan sebanyak 16,25g yang didasarkan pada penelitian
Chilmawati et al.,(2015) yang memperoleh biomassa dan populasi dengan
penambahan pupuk dengan dosis tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan
acak kelompok (RAK). Parameter yang diamati meliputi biomassa, populasi,
suhu, pH dan TAN. Hasil signifikan perbedaan data dilakukan dengan uji anova
dan analisis lanjutan dengan Uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Hasil
analisis menunjukan bahwa penambahan kelekap tidak berpengaruh terhadap
produksi biomassa cacing sutra namun berpengaruh terhadap populasi cacing
sutra yaitu pada penambahan kelekap dengan dosis 450g pada perlakuan C yang
menghasilkan rerata populasi 2987,7 individu/m2.