Abstract :
Indonesia termasuk negara dengan prevalensi diabetes melitus terbesar di
dunia sebesar 8,5 juta penderita. Penatalaksanaan diabetes melitus terdiri dari
perubahan pola hidup, diet yang teratur, serta olahraga teratur sampai pada
pelaksanaan pengobatan. Obat antidiabetik oral dapat digunakan dengan satu
jenis atau kombinasi pada pasien usia lanjut dengan diagnosa diabetes melitus
tipe 2. Penggunaan antidiabetik oral harus dipertimbangkan berdasarkan
penyakit, serta komplikasi penyakitnya. Salah satu golongan obat antidiabetik
oral yaitu sulfonilurea. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil
penggunaan obat golongan sulfonilurea di Instalasi Rawat Jalan RSUD Ibnu
Sina Gresik. Penelitian ini menggunakan metode observasional yang dilakukan
pada tanggal 3 Juli ? 8 Juli 2019 di Klinik Diabet RSUD Ibnu Sina Gresik.
Didapatkan sebagian besar pasien menggunakan sulfonilurea tunggal yaitu
Glimepirid (90%) dengan dosis 4 mg dengan frekuensi sekali sehari sebelum
makan pada pagi hari. Didapatkan pula tingkat kepatuhan penggunaan obat
pada pasien diabetes melitus pada kategori sedang.