Abstract :
Bonggolan adalah salah satu kuliner jajanan khas Sidayu, Kota Gresik,
tepatnya di daerah Kecamatan Sidayu. UKM Bu Yuyun mengalami penurunan
pada penjualan dikarenakan terjadi keluhan dari para konsumen diantaranya
seperti keluhan tentang rasa, aroma dan teksur yang belum sesuai dengan
keinginan konsumen. Metode taguchi adalah metode yang digunakan untuk
perbaikan dan pengendalian kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
kualitas bonggolan dengan mengidentifikasi faktor dan level yang berpengaruh
dan menentukan perbandingan komposisi yang sesuai dengan keinginan
konsumen. Faktor-faktor yang digunanakan yaitu tepung tapioka, ikan, garam,
bawang putih dan lama pemasakan. Level yang digunakan yaitu 2 level dengan
karakteristik kualitas yang digunakan pada respon rasa adalah LTB (Large The
Better) untuk karaktteristik respon aroma dan respon tekstur adalah STB (Small
The Better). Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon rasa yaitu
tepung tapioka level 1, ikan level 2, garam level 1, bawang putih level 1 dan lama
pemasakan level 1. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon aroma
yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan
lama pemasakan level 2. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon
tekstur yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih
level 2 dan lama pemasakan level 2.