Abstract :
Latar Belakang : Pediculosis capitis adalah infeksi kulit atau rambut kepala yang
disebabkan oleh infestasi pediculus humanus var. capitis. Prevalensi penyakit ini
cukup tinggi terutama pada siswi, dan telah menjadi masalah baik di negara maju
maupun di negara berkembang. Penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor.
Diantaranya adalah tingkat pendidikan ibu dan personal hygiene. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dan personal
hygiene dengan kejadian pediculosis capitis pada siswi di SDN Bulangan Branta
Pegantenan Kabupaten Pamekasan Madura.
Metode : Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan
cross sectional. Metode pengambilan sampel dengan teknik proportional
sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi dari kelas dua sampai kelas
enam di SDN Bulangan Branta Pegantenan Kabupaten Pamekasan, dengan jumlah
sampel 30 siswi. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi
kemudian dianalisis menggunakan uji statistik korelasi lambda dengan tingkat
signifikasi (?) ? 0,05.
Hasil : 30 siswi hampir seluruhnya mempunyai ibu berpendidikan dasar yaitu
sebanyak 26 siswi (87%), sedangkan setengahnya mempunyai personal hygiene
kurang yaitu sebanyak 15 orang (50%), dan sebagian besar siswi mengalami
kejadian pediculosis capitis yaitu sebanyak 17 orang (57%). Dari hasil uji korelasi
lambda hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian pediculosis capitis
diperoleh nilai signifikasi p (0.032<0.05) dan hubungan personal hygiene
dengan kejadian pediculosis capitis diperoleh hasil signifikasi p (0.003<0.05).
Kesimpulan : Ada hubungan tingkat pendidikan ibu dan personal hygiene dengan
kejadian pediculosis capitis pada siswi di SDN Bulangan Branta Pegantenan
Kabupaten Pamekasan Madura