Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Ghozi, Fakhrul Maulana Al
Subject
Industrial Engineering
Datestamp
2019-10-29 02:03:20
Abstract :
CV. General Timber Indonesia adalah Perusahaan yang bergerak dibidang
pengolahan kayu flooring. Dalam proses produksinya perusahaan ini dilengkapi
berbagai macam mesin produksi. Pada saat ini perusahaan belum memiliki
perencanaan perawatan terjadwal, sehingga permasalahan yang sering dialami
oleh perusahaan yakni kerusakan pada mesin yang mengakibatkan downtime.
Diketahui mesin yang sering mengalami kerusakan yakni mesin moulding yang
memiliki frekuensi sebanyak 194 kali dalam 3 tahun terakhir.
Fokus dalam penelitian ini adalah mesin moulding no.2 yang dimana mesin ini
memiliki frekuensi kerusakan paling banyak yakni sebanyak 78 kali. Pada saat ini
perusahaan perlu memiliki perencanaan perawatan terjadwal dengan tujuan agar
mengurangi kerugian. Maka dalam penelitian ini FMEA digunakan untuk
mengetahui komponen kritis yang terdapat pada mesin moulding, serta
mengetahui efek yang ditimbulkan. Dan untuk menentukan interval waktu
penggantian pencegahan yang optimal bagi komponen kritis pada mesin moulding
maka digunakanlah model Age Replacement.
Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 19 komponen yang pernah mengalami
kerusakan dan dari 19 komponen tersebut diketahui bahwa komponen bearing
adalah komponen yang kritis dengan nilai RPN sebesar 140 yang mengakibatkan
hasil dari finishing produk tidak presisi. Dengan perhitungan model Age
Replacement ditemukan bahwa waktu optimal untuk melakukan penggantian
pencegahan adalah saat interval ke 43 hari dengan biaya penggantian usulan
sebesar Rp. 244.314.202,- /3 tahun dengan melakukan 22 kali penggantian.