Abstract :
Kemampuan komunikasi merupakan bagian yang esensial bagi
matematika dan pendidikan matematika. Kemampuan komunikasi matematis
adalah kemampuan peserta didik dalam menyampaikan ide atau gagasan dalam
menyelesaikan soal-soal matematika baik secara lisan maupun tulisan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan komunikasi
matematis peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran berbasis
masalah menggunakan media Geogebra.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif.
Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII G SMP Negeri 2 Cerme
yang berjumlah 32 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan
yaitu tes dan wawancara. Metode tes digunakan untuk mengetahui kemampuan
komunikasi matematis tulis dan metode wawancara digunakan untuk
mengetahui kemampuan komunikasi matematis lisan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas VII G SMP
Negeri 2 Cerme memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi, sedang,
dan rendah. Dengan rincian sebanyak 12 dari 32 peserta didik memiliki
kemampuan komunikasi matematis tinggi, 14 dari 32 peserta didik memiliki
kemampuan komunikasi matematis sedang, dan 6 dari 32 peserta didik memiliki
kemampuan komunikasi matematis rendah.