Abstract :
Masalah Higher Order Thinking (HOT) adalah suatu masalah yang harus
dipecahkan yang menuntut adanya sebuah jawaban dengan melibatkan
kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan penalaran dimensi metakognitif,
meliputi proses analisis, evaluasi dan kreasi. Adapun tahapan pemecahan masalah
menurut Polya (1973) dalam menyelesaikan permasalahan matematika terdapat 4
langkah penyelesaian masalah diantaranya: (1) memahami masalah,(2)
Merencanakan penyelesaian, (3) Melaksanakan rencana penyelesaian, (4)
Memeriksa kembali langkah penyelesaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah
matematika Higher Order Thinking (HOT) berdasarkan Polya kelas VIII MTs.
Mamba?us Sholihin.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah
MTs. Mamba;us Sholihin Suci ManyarGresik. Subjek penelitian ini adalah peserta
didik kelas VIII ?i (excellent) yang berjumlah 34 peserta didik pada tahun ajaran
2019-2020. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode tes, yang berupa lembar soal tes pemecahan masalah Higher Order
Thinking (HOT) berbentuk uraian dengan lembar jawaban pemecahan masalah
berdasarkan tahapan Polya.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah Kemampuan peserta
didik dalam memecahkan masalah Higher Order Thinking (HOT) berdasarkan
Polya: 1) Kategori tinggi sebesar 14,7% dengan memenuhi indikator tahapan
Polya (1) memahami masalah sebesar 88%, (2) merencanakan penyelesaian
sebesar 100%, (3) melaksanakan rencana penyelesaian sebesar 93%, (4)
memeriksa kembali sebesar 90%. 2) Kategori sedang sebesar 70,6% dengan
memenuhi indikator tahapan Polya (1) memahami masalah sebesar 74%, (2)
merencanakan penyelesaian sebesar 83%, (3) melaksanakan rencana penyelesaian
sebesar 66%, (4) memeriksa kembali sebesar 63%. 3) Kategori rendah sebesar
14,7% dengan memenuhi indikator tahapan Polya (1) memahami masalah sebesar
43%, (2) merencanakan penyelesaian sebesar 15%, (3) melaksanakan rencana
penyelesaian sebesar 3%, (4) memeriksa kembali sebesar 3%.