Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel anteseden
(komposisi aset, leverage, profitabilitas, perputaran modal, arus kas, dan jumlah
komite audit berlatar belakang keuangan) terhadap financial statement fraud.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder.
Dengan populasi penelitian merupakan perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia, yang kemudian dipisahkan menggunakan metode
purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Dan kemudian diperoleh jumlah
sampel sebanyak 161 perusahaan. Terdapat 20 perusahaan yang tidak mempublish
laporan keuangan, dan 1 perusahaan yang datanya tidak lengkap, sehingga total
sampel yang dapat digunakan sebanyak 140 perusahaan. Penelitian ini
menggunakan regresi logistic untuk menganalisis data karena variabel dependen
merupakan variabel dummy. Hasil regresi menunjukan bahwa komposisi aset,
leverage, profitabilitas, perputaran modal, dan arus kas berpengaruh negatif
terhadap financial statement fraud. Dan hanya variabel jumlah komite audit
berlatar belakang keuangan yang berpengaruh positif terhadap financial statement
fraud.