Abstract :
UD. Jalla merupakan suatu perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur
yang memproduksi sandal dengan berbagai tipe atau jenis sandal. Seiring dengan
perkembangnya zaman atau waktu. UD. Jalla mengalami suatu permasalahan pada
kualitas produknya dan permasalahan pemborosan (waste) pada aliran proses
produksi diantaranya terdapat waste defect, waste waiting, dan waste iventory.
Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut perlua adanya perbaikan
dengan pendekatan konsep lean six sigma. Pendekatan untuk mengatasi
permasalah dan usulan perbaikan pada perusahaan UD. Jalla dengan metode lean
six sigma dengan menggunakan berbagai tols, diantranya value stream mapping,
cause effect diagram dan failure mode effect analysis. Dari hasil penelitian
diperoleh 3 waste terkritis yaitu defect, iventory dan waiting. Waste defect ada 3
critical to waste yang dominan yaitu sponge dan sole tidak merekat sempurna,
lem bleber dan sole tidak presisi. Waste waiting terdapat satu critical to waste
yaitu penumpukan produk cacat pada aliran proses produksi (work in process).
Waste ivntory ada 2 ciritcal to waste yang dominan yaitu repair mesin dan
menunggu sablon kering. Ada beberapa penyebab pada waste teridentifikasi pada
diagram fihsbone dan penyelesain atau usulan rekomendasi perbaikan pada waste
terkritis menurut nilai RPN yang tertiggi yaitu waste defect dengan defect sponge
dan sole tidak merekat sempurna dan lem bleber, waste iventory work in process
dan waiting dengan kegagalan repair mechine dan menunggu sablon kering.