Abstract :
Penelitian ini bertujuan melakukan pengujian implementasi pengelolaan
pembiayaan bermasalah yang terjadi di Bank Syariah Mandiri cabang Gresik.
Dengan mewawancarai 4 informan penting mengenai bahasan pembiayaan
bermasalah dengan dilakukan metode kualitatif. Teknik pengambilan data
dilakukan dengan wawancara dan observasi. Teknis analisis data yang digunakan
adalah Teknik Interaktif. Didapatkan hasil bahwa Pembiayaan bermasalah atau
Non Performing Financing (NPF) pada Bank Syariah Mandiri cabang Gresik
dapat dinilai sangat bagus karena presentase menunjukkan dibawah angka 5 %
yang merupakan ketetapan Bank Indonesia mengenai kesehatan Bank yang dilihat
dari NPF tersebut. NPF yang sangat baik dilatarbelakangi adanya implementasi
pengelolaan intensif yang dilakukan Bank Syariah Mandiri cabang Gresik.