Abstract :
Peserta didik merasakan bahwa pelajaran matematika adalah pelajaran
yang menakutkan dan sulit, sehingga peserta didik sulit memahami materi yang
diberikan. Hal itu dikarenakan model pembelajaran yang digunakan pendidik
adalah model pembelajaran konvensional. Dengan pembelajaran tersebut
menyebabkan peserta didik kurang termotivasi dalam belajar. Untuk
memotivasi peserta didik maka diperlukan media pembelajaran yang dapat
mengikuti perkembangan teknologi sekarang yaitu media pembelajaran yang
menggunakan teknologi komputer seperti menggunkan software macromedia
flash. Salah satu materi yang dapat digunakan dalam software ini adalah
aritmetika sosial. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
proses dan mengetahui hasil pengembangan multimedia interaktif
menggunakan macromedia flash pada materi aritmatika sosial kelas VII.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian
dilaksanakan di kelas VIII-E UPT SMPN 2 Gresik sebanyak 30 peserta didik
tahun pelajaran 2018/2019. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian adalah metode wawancara, metode angket, dan metode evaluasi.
Metode wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dan mendeskripsikan
laporan rancang bangun perkembangan pengembangan multimedia interaktif.
Metode angket digunakan untuk mengetahui karakteristik peserta didik, untuk
mengetahui media pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria
kevalidan, memenuhi kriteria kepraktisan, dan kriteria keefektifan. Sedangkan
metode evaluasi digunakan untuk mengetahui hasil evaluasi sebelum
menggunakan media dan sesudah menggunakan media apakah hasil evaluasi itu
menurun atau meningkat.
Hasil penelitian ini adalah media dikatakan valid berdasarkan penilaian
kevalidan oleh ahli materi sebesar 93,33% dan ahli media sebesar 82,5%. Media
ini juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh ahli bahwa
media dapat digunakan dengan sedikit revisi (ahli media) dan dapat digunakan
tanpa revisi (ahli materi). Media ini juga dikatakn efektif berdasarkan hasil
angket respon peserta didik sebesar 89,58% dalam kategori sangat baik dan
hasil evaluasi yang mengalami peningkatan dalam ketegori tinggi yaitu 0,8.