Abstract :
Minuman instan yang sering dikonsumsi oleh smasyarakat, sebagian besar merupakan minuman yang mengandung pemanis tinggi kalori dan pemanis buatan dan dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, seperti obesitas, kanker, diabetes dan lainnya. Hal tersebut dapat dikontrol dan dicegah dengan mengkonsumsi pemanis rendah kalori. Stevia merupakan tanaman yang memiliki rasa manis 300 kali dari sukrosa sehingga dapat dijadikan pemanis rendah kalori, seperti pada minuman fungsional bir pletok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi pemanis rendah kalori terbaik pada minuman fungsional bir pletok dan mengetahui kandungan glikosida pada daun Stevia (Stevia rebaudiana B.). Metode penelitian eksperimental yang digunakan adalah evaluasi fisik dan uji hedonisme pada 20 panelis dan 1 panelis ahli, kemudian dianalisis secara deskriptif. Pada penelitian ini dilakukan beberapa uji sediaan instan yaitu uji organoleptis, uji viskositas, uji pH , uji berat jenis, uji volume terpindah dan uji hedonism pada 20 panelis dan 1 panelis ahli. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa daun Stevia (Stevia rebaudiana B.) mengandung Glikosida diterpenoid dan berdasarkan seluruh uji sediaan Formula terbaik dari tiga Formula yaitu Formula II.