Abstract :
Proses kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan nifas merupakan suatu
keadaan yang fisiologis dalam siklus kehidupan, namun seiring berjalannya waktu
proses tersebut dapat berkembang menjadi masalah atau komplikasi setiap saat
yang dapat membahayakan jiwa ibu dan bayi. Untuk itu dibutuhkan asuhan
kebidanan secara berkesinambungan (Continuity Of Care), yang bertujuan untuk
mengetahui tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu yang diberikan mulai dari
masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, serta pemilihan metode
kontrasepsi keluarga berencana. Sehingga mampu untuk melakukan deteksi dini
adanya komplikasi dan membantu menekan Angka Kesakitan dan Angka kematian
pada Ibu dan Bayi.
Metode yang digunakan dalam Laporan Tugas Akhir ini adalah studi kasus
yang dilakukan pada Ny.?Y?umur 24 tahun G2 P10001 di PMB Nisbaningsih, S. ST
Karang Turi Gresik mulai Maret sampai Mei secara Continuity Of Care dengan
menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan mulai dari masa hamil,
persalinan, bayi baru lahir, masa nifas, neonatus sampai dengan keluarga
berencana.
Asuhan kehamilan pada Trimester I (UK 10 minggu), trimester II (UK 15
minggu) diambil dari rekam medik, sedangkan trimester III dilakukan kunjungan
sebanyak dua kali pada usia kehamilan 38 dan 39 minggu, dengan HPHT 15 juni
2019 dan HPL 22 Maret 2020. Pada UK 38-39 minggu ibu tidak ada keluhan, DO
: TTV (dalam batas normal), TFU pertengahan pusat-px (30 cm), letkep ?, TBJ :
2.945 gram, asuhan yang diberikan adalah KIE tentang nutrisi dan istirahat,
perawatan payudara, persiapan persalinan serta diberikan neorodex 1x1 dan siobion
1x1. Pada UK 39 minggu ibu mengeluh kenceng-kenceng semakin sering, DO :
TTV (dalam batas normal), TFU pertengahan pusat-px (30 cm), letkep ?, TBJ :
2.945 gram, asuhan yang diberikan adalah KIE tentang nutrisi, istirahat, persiapan
persalinan, bayi, dan tanda-tanda persalinan.
Asuhan persalinan berjalan normal, kala I selama 6 jam, kala II berlangsung
selama 20 menit, bayi lahir secara normal jam 11.50 WIB, menangis spontan,
Apgar Skor 8-9, BB: 3.100 gram, PB: 49 cm, JK: perempuan. Kala III berlangsung
5 menit, plasenta lahir lengkap jam 11.55 WIB, perdarahan + 120 cc. Kala IV
selama 2 jam post partum, UC: keras, KK: kosong, dilakukan penjahitan laserasi
derajat 2.
Masa nifas berjalan dengan fisiologis, ASI keluar dan proses menyusui berjalan
dengan lancar, kemudian telah dilakukan informed choice pada kunjungan nifas ke
empat, ibu telah diberikan konseling untuk ber-KB dan telah dijelaskan macammacam KB, keuntungan dan keterbatasan KB, memastikan ibu tidak hamil,
meyakinkan kembali tentang KB yang digunakan dan ibu memutuskan untuk
menggunakan KB suntik 3 bulan dengan alasan ibu ingin ganti metode KB yang
sebelumnya ibu pernah memakai KB Pil dan percaya bahwa KB suntik 3 bulan
tidak mempengaruhi proses menyusui. Ibu melakukan informed consent dan telah
mendapat injeksi Tryclofem KB 3 bulan tanggal 19 Mei 2020 dan kembali suntik
ulang pada tanggal 11 Agustus 2020.
Pada kunjungan neonatus ke 1, 2, dan 3 tidak ada keluhan dan tidak ditemukan
komplikasi pada neonatus, tumbuh kembang bayi baik dan sehat. Pada proses
asuhan neonatus berlangsung fisiologis, ibu menyusui bayinya secara eksklusif.
Bayi sudah mendapatkan imunisasi BCG dan polio 1.
Berdasarkan hasil asuhan kebidanan Continuity Of Care yang telah
dilaksanakan pada Ny.?Y? diharapkan ibu dapat kooperatif dan mampu
menerapkan semua asuhan yang telah diberikan selama dilakukan asuhan
kebidanan, sehingga keadaaan ibu maupun bayi tetap sehat dan baik, agar dapat
membantu dalam menurunkan angka kesakitan maupun kematian ibu dan bayi di
Indonesia.