Abstract :
Latar belakang : Proses menua ditandai dengan terjadinya berbagai perubahan
atau regresi (penurunan fungsi), antara lain perubahan fisik, psikologis, dan sosial.
Perubahan-perubahan tersebut akan menimbulkan masalah pada lansia. Salah satu
masalah kesehatan gangguan emosional ialah depresi. Tujuan penelitian ini
menganalisis pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat depresi pada lansia di
Masyarakat Langkap Burneh Bangkalan
Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah PraEksperiment dengan menggunakan rancangan (desain) One Group Pre-Post Test
Design. Populasi 34 lansia. Jumlah sampel diambil 31. Teknik sampling
menggunakan purposive sampling dengan instrumen penelitian menggunakan
lembar kuesioner (BDI). Penelitian ini menggunakan uji statistik Wilcoxon
dengan tingkat kesalahan (0,05).
Hasil : sebelum diberikan perlakuan hampir setengahnya lansia mengalami
depresi ringan dan sedang sebanyak 14 orang (45,2%), sedangkan skala depresi
lansia sesudah diberikan terapi musik klasik menunjukkan pada umumnya
mengalami tidak depresi/minimal sebanyak 25 orang (80,6%). Hasil uji statistik
diperoleh nilai p Value 0,000 (p < ? 0,05) berarti H0 ditolak dan H1 diterima.
Kesimpulan : Ada pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat depresi pada
lansia di Desa langkap Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan.
Kata kunci : Terapi musik, Depresi, Lansia.