Abstract :
Latar belakang: Lansia merupakan bagian dari proses kehidupan yang tidak
dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiap individu. Seiring bertambahnya
usia banyak perubahan yang terjadi seperti, lansia yang kehilangan pekerjaan,
beresiko terkena penyakit, kesepian, dan lain sebagainya. Perubahan tersebut
dapat membuat lansia mengalami perubahan mental, salah satunya adalah depresi.
Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan
tingkat depresi pada lansia.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental dengan
rancangan penelitian ini menggunakan pra-pasca test dalam satu kelompok (one
group pra-post test design ). Populasi 30 lansia, jumlah sampel diambil 28 lansia,
teknik sampling menggunakan simple random sampling. Dianalisis menggunakan
uji Wilcoxon signed rank test (p < 0,05).
Hasil: Sebelum dilakukan penelitian menunjukkan bahwa hampir setengahnya
(39,3%) mengalami depresi ringan dan sedang sesudah dilakukan perlakuan
hampir setengahnya (46,4%) 13 lansia tidak depresi. Statistik menunjukkan
bahwa p = 0,000 sehingga H1 diterima..
Kesimpulan: ada pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap penurunan tingkat
depresi pada lansia.
Kata Kunci : Terapi Tertawa, Depresi, Lansia