Abstract :
Pengobatan tuberkulosis memerlukan waktu yang cukup lama yaitu
sampai berbulan-bulan. Penderita yang tidak rutin atau berhenti mengkonsumsi
obat sebelum dinyatakan sembuh atau bebas dari infeksi tuberkulosis dapat
menyebabkan munculnya kuman tuberculosis yang resisten terhadap obat. Jika
ini terus terjadi dan kuman tersebut terus menyebar, pengendalian obat
tuberkulosis akan semakin sulit dilaksanakan dan terjadi peningkatan angka
kematian akibat penyakit tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
profil pengambilan obat pada pasien tuberkulosis di instalasi farmasi rawat jalan
BPJS RS. Petrokimia Gresik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian
observasional dengan pengumpulan data sekunder berupa 85 resep. Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa persentase pengambilan
obat TB pada Bulan Maret sebesar 100%, sedangkan Bulan April dan Mei
sebesar 92% dan 94%.