Abstract :
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TB
(mycobacterium tuberculosis). Penyakit TB ditandai dengan munculnya batuk
berdahak selama 2 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan
yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan
menurun, berat badan menurun, melaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan
fisik, demam meriang lebih dari satu bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan OAT (Obat Anti Tuberkulosis)
paru di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Darus Syifa? Surabaya. Kepatuhan
merupakan suatu indikator seseorang memenuhi unsur yang diharapkan dari suatu
pencapaian.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis
deskriptif kualitatif yang dilakukan pada tanggal 15 Maret 2020? 16 April 2020 di
Rumah Sakit Islam Darus Syifa? Surabaya dengan menggunakan metode
accidental sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan Kuisioner MMAS 8
pada pasien TB Paru pada 102 pasien dengan tingkat kepatuhan yang tergolong
tinggi dengan presentase 66,67%. Adapun hal yang mempengaruhi tingkat
kepatuhan yaitu jenis obat yang dikonsumsi pasien, edukasi petugas ke pasien dan
yang terpenting dalam kepatuhan terdapat tingkat kepatuhan berdasarkan
karakteristik usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan