Abstract :
Perkembangan dunia otomotif yang semakin pesat khususnya roda dua, mengharuskan para bengkel mengikuti perkembangan. Agar bisa menyediakan spare part yang berkualitas baik, maka bengkel harus memiliki supplier yang kompetitif secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan mengevaluluasi supplier pada bengkel Mulya Jaya Motor berdasarkan lima kriteria yaitu pengiriman, kualitas, pelayanan, harga, dan pembayaran. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) diperoleh kriteria yang mendapat bobot tertinggi adalah kualitas dengan bobot 0,39, urutan kedua adalah harga dengan bobot 0,33, urutan ketiga adalah pembayaran dengan bobot 0,12, urutan keempat adalah pelayanan dengan bobot 0,09, danyang terakhir adalah pengiriman dengan bobot 0,06. Sedangkan urutan supplier yang mendapat bobot tertinggi adalah Anton Jaya dengan bobot 0,40, yang kedua adalah Boomparttor dengan bobot 0,23, yang ketiga adalah CV.Dasi dengan bobot 0,16, yang keempat adalah Bintang Timor dengan bobot 0,12, dan yang terakhir Sentral Parttindo dengan bobot 0,09.