Abstract :
Latar Belakang : Menurut world health organization (WHO) Indonesia
tergolong sebagai negara status kekurangan gizi yang tinggi pada tahun 2004
mencapai 5.119.935 balita Indonesia (28,47 %) termasuk kelompok gizi kurang
dan gizi buruk. Dari laporan Dinas Kesehatan Jawa timur tahun 2014 diperoleh
jumlah balita yang kurang gizi (15,0 %) dan gizi buruk (3,5 %) dari 1.270.245
jiwa. Pengasuhan merupakan faktor yang sangat erat kaitannya dengan
pertumbuhan dan perkembangan anak berusia di bawah lima tahun. Pola asuh
sebagai parameter pengukuran tingkah laku pola terhadap anak, status gizi sebagai
tolak ukur kestabilan berat badan anak, sesuai usia, jenis kelamin, dan tinggi
badan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola asuh ibu dengan
status gizi anak usia pra sekolah di TK Muslimat Desa Sambibulu Kecamatan
Taman Kabupaten Sidoarjo.
Metode : Jenis penelitian analitik observasional, pendekatan Cross Sectional. Populasi 106 dan besar sampel 84 ibu, teknik Simple Random Sampling, variabel
independen pola asuh ibu, variabel dependen status gizi. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji statistic Ranks Spearman (? =
0.05)
Hasil : Pola asuh otoriter sebanyak 36 (42,9%), dan status gizi kurus 39 (46,4%). Uji Ranks Spearman pola asuh dengan status gizi p=0,36 < ?=0,05 (p < ?) jadi H0
ditolak H1 diterima.
Kesimpulan : Ada hubungan rendah pola asuh ibu dengan status gizi anak usia
pra sekolah di TK Muslimat Desa Sambibulu Kecamatan Taman Kabupaten
Sidoarjo.