Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Dadi, Maria Magdalena Fontaine
Subject
Health
Datestamp
2020-11-22 06:00:09
Abstract :
Latar Belakang : Toilet training merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar
mampu mengontrol dalam melakukan buang air besar maupun buang air kecil.
Suksesnya toilet training tergantung pada kesiapan yang ada pada diri anak. Pada
tanggal 3 januari 2015 didapatkan data survey jumlah anak usia toddler (1-3
tahun) sebanyak 40 anak ada sekitar 3 (25%) anak yang sudah mampu melakukan
toilet training dan 37 (75%) anak belum mampu melakukan toilet training, dapat
diketahui masih banyak anak yang harus mendapatkan perhatian khusus dari
orang tua. Dampak toilet training yang paling umum adalah adanya perlakukan
dari orang tua terhadap anaknya yang dapat mengganggu kepribadian anak.
Tujuan penelitian menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan
toilet training pada anak usia 1-3 tahun di PAUD An-Nisa Kelurahan Kalibader
Kecamatan Taman Sepanjang Sidoarjo.
Metode : Penelitian analitik, pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 40
anak, sampel sebanyak 36 anak, teknik simple random sampling, variable
independent pola asuh orang tua terhadap anak tentang toilet training dan variable
dependent kemampuan toilet training pada anak usia 1-3 tahun, instrument
kuesioner, uji Korelasi Rank Spearman.
Hasil : Tingkat kemampuan toilet training pada anak usia 1-3 tahun yaitu
sebanyak 22 (61,1%) dengan pola asuh demokratis yang diterapkan oleh orang tua
yaitu sebanyak 21 (58,3%). Uji Korelasi Rank Spearman, didapatkan hasil p =
0,000, ? = 0,05, ( p < ? ), maka H0 ditolak dan H1 diterima rho = 0,940
Kesimpulan : Ada hubungan sangat kuat antara pola asuh orang tua dengan
kemampuan toilet training pada anak usia 1-3 tahun di PAUD An-Nisa Kelurahan
Kalibader Kecamatan Taman Sepanjang Sidoarjo.