Abstract :
Latar belakang : Menurut World Health Organization (WHO) mengenai alkohol
dan kesehatan pada 2011 menyebutkan, sebanyak 320.000 orang usia 15-29 tahun
meninggal di seluruh dunia setiap tahun karena berbagai penyebab terkait alkohol.
Sedangkan data dari Riskesdas (2013) jumlah remaja usia 17 sampai 25 tahun
pengkonsumsi minuman keras mencapai 19%. Lingkungan sosial sangat berpengaruh
penting dalam membentuk perilaku. Terutama pada perilaku remaja agar tidak
terjerumus dengan kenakalan remaja dalam mengkonsumsi miras. Tujuan penelitian
menganalisis hubungan lingkungan sosial dengan perilaku kenakalan remaja dalam
mengkonsumsi miras di Dusun Tanjung Anom Desa Tanjung Sari Kecamatan Taman
Sidoarjo.
Metode : Analitik Cross Sectional dengan populasi 109 dan besar sampel 86 remaja,
variabel independent lingkungan sosial dan variabel dependent perilaku remaja
mengkonsumsi miras, teknik Simple Random Sampling, instrument kuesioner, uji
statistik Contingency.
Hasil : Lingkungan sosial mendukung dengan perilaku kategori ya 59 (90,8%)
sedangkan pada lingkungan sosial tidak mendukung dengan perilaku kategori tidak
16 (76,2%). Uji Contingency ? value 0,000 < 0,05 jadi H0 ditolak, H1 diterima.
Kesimpulan : Ada hubungan lingkungan sosial dengan perilaku kenakalan remaja
dalam mengkonsumsi miras di Dusun Tanjung Anom Desa Tanjung Sari Kecamatan
Taman Sidoarjo.