Abstract :
Latar Belakang : Menurut Badan Kesehatan Dunia World Health Organization
(WHO) tahun 2010, pada tahun 2005 kematian akibat kanker di seluruh dunia
mencapai 7 juta orang, 11 juta kasus baru kanker dan 25 juta orang hidup dengan
kanker. Pembunuh wanita setelah kanker serviks adalah kanker payudara. Kanker
payudara merupakan gangguan payudara yang paling ditakuti perempuan.
Penderita kanker payudara yang akan menjalani operasi pengangkatan payudara
(mastektomi) menunjukkan ekspresi yang mencerminkan cemas dan depresi,
sikap negativistik (penolakan) dan menyebabkan banyak kasus-kasus yang
seharusnya mempunyai prognosis baik, menjadi sebaliknya. Tujuan penulisan ini
untuk mengetahui konsep diri wanita penderita kanker payudara di Klinik Utama
Healthy Surabaya.
Metode : Jenis penelitian ini deskriptif desain observasional dengan pendekatan
cross sectional, populasi penelitian ini 37 dan besar sampel 34 penderita, teknik
Simple Random Sampling, variabel yang diteliti adalah konsep diri yang dialami
oleh wanita di Klinik Utama Healthy Surabaya. Instrumen menggunakan
kuesioner.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita penderita kanker payudara
berusia 34 ? 42 sebanyak 21 wanita (61,8%), kanker payudaranya dalam stadium I
sebanyak 22 wanita (64,7%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebanyak 15
wanita (44,1%), pendidikan terakhir penderita SMP sebanyak 15 wanita (44,1%).
Kesimpulan : Wanita dengan penyakit kanker payudara mempunyai konsep diri
negatif sebagian besar berusia 34 ? 42 tahun, pendidikan terakhir mereka hanya
SMP dan hampir setengahnya sebagai ibu rumah tangga.