Abstract :
Latar belakang : Malaria sebagai salah satu penyakit, sampai saat ini masih
menjadi masalah kesehatan masyarakat, penyakit ini bukan hanya menimbulkan
gangguan kesehatan, tetapi telah menimbulkan kematian,36% penduduk dunia
terkena resiko malaria dinegara berkembang, termasuk Indonesia meningkatnya
Malaria sangat berkaitan erat dengan kekurangan gizi. Pada empat bulan terahir
tahun 2014 penderita penyakit Malaria di Kabupaten Ngada sebanyak 325
penderita, data di Puskesmas Waepana Kecamatan So?a pada periode bulan
September ? Desember 2014 terjangkit 47 kasus Malaria.Tujuan penelitian untuk
menganalisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Masyarakat Dalam
Pencegahan Penyakit Malaria di Desa Tarawali Kecamatan Soa Kabupaten Ngada
Nusa Tenggara Timur.
Metode :Jenis Penelitian Analtik Observasional pendekatan Cross
Sectional.Populasi sebanyak 50 kepala keluarga dengan besar sampel 44 kepala
keluarga.Tekhnik sampling dengan simple random sampling.Data yang di
kumpulkan dengan lembar observasi,Data dianalisis dengan uji Lamda.
Hasil : Pengetahuan tentang pencegahan penyakit malaria di Desa Tarawali
Kecamatan So?a Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur sebagian besar
berpengetahuan baik sebanyak 20 kepala keluarga(45%), dan sikap tentang
pencegahan penyakit malaria sebagian besar bersifat positif sebanyak 34 kepala
keluarga (77,3%) Hasil uji statistik di dapatkan Nilai p : 0,000 < x ( x = 0,05 maka
dapat disimpulkan Ho ditolak H1 di terima.
Kesimpulan : Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Masyarakat
dalam Pencegahan Penyakit Malaria di Desa Tarawali Kecamatan So?a Kabupaten
Ngada Nusa Tenggara Timur.