Abstract :
Latar Belakang : Sanitasi lingkungan yang belum baik dapat menyebabkan
berbagai penyakit salah satunya yaitu diare. Pada masa mengalami fase oral dan
sistem kekebalan tubuhnya masih belum kuat sehingga rentan mengalami diare.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sanitasi lingkungan
dengan kejadian diare di dusun morpao desa Sumur Kuning kecamatan Kwanyar
kabupaten Bangkalan.
Metode : penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian ini keluarga di dusun morpao Desa Sumur Kuning
kecamatan Kwanyar kabupaten Bangkalan sebanyak 26 populasi, Dengan tehnik
simple random samplingyang berjumlah 24 responden, Dengan variabel
independen Sanitasi Lingkungan dan variabel dependen kejadian diare. Teknik
pengumpulan data yaitu lembar observasi dan kuesioner, analisa data
menggunakan uji statistikFisher?s Exact Test.
Hasil : penelitian menunjukan bahwaSanitasi yang kurangsebanyak 14
(58,3%)dankejadian diareFisher?s Exact Test,yang terjadi diare sebanyak(58,3%).
Berdasarkan hasil uji statistikdidapatkan nilaikemaknaan ?=0,035. Karena nilai
? (0,035<0,05) berarti Ho ditolak, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan
antara Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Di Desa
Sumur Kuning Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan.
Kesimpulan : adanya pemberdayaan pada masyarakat akan pentingnya
menjagakesehatan dan menjaga sanitasi lingkungan,karna sanitasi lingkungan
masyarakat yang burukakan berpengaruh terhadap tingginya angka kejadian diare.