Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh laporan pertanggung
jawaban sosial terhadap kinerja pasar saham perusahaan rokok yang go public di
Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini mengklasifikasikan kategori CSR yang
pernah dibuat ialah pada tahun 2004 oleh Darwin, menurut beliau kategori utama
berdasarkan kinerja ekonomi, kinerja lingkungan, kinerja sosial, hak asasi
manusia, sosial, tanggung jawab terhadap produk.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 4 perusahaan rokok yang listing di
Bursa Efek Indonesia selama tahun 2001-2006. Jenis data yang digunakan adalah
data sekunder yaitu data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia yang berupa
laporan keuangan. Sedangkan sumber berasal dari PT Bursa Efek Indonesia dan
data yang diperoleh, diolah dan dianalisis dengan teknik analisis regresi linier
sederhana yang menggunakan alat bantu komputer dengan program SPSS. 11.0
Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana yang telah dilakukan,
ditemukan bahwa variabel pengungkapan informasi sosial (Corporate Social
Responsibility) tidak signifikan pada level 0,05 yaitu sebesar 0,83i dan hasil uji t
adalah -thitung > -ttabel yaitu -0,216 > -1,711, maka Ho diterima dan Hi ditolak
Sehingga variabel pengungkapan informasi sosial (Corporate Social
Responsibility) tidak berpengaruh terhadap kinerja pasar saham yang diukur dari
tingkat return sahamnya. Berdasarkan hasil penelitian ini, pengungkapan
informasi sosial tidak direspon dengan baik oleh investor. Hal ini disebabkan
investor lebih melihat pada fundamental kinerja saham perusahaan. Kinerja saham
perusahaan yang baik akan memberikan ekspektasi bagi investor untuk
mendapatkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi. Jadi, investor pada umumnya
lebih memperhatikan kinerja saham perusahaan daripada pengungkapan informasi
sosial dalam laporan tahunan perusahaan.