Abstract :
Untuk mencapai hasil belajar yang optimal, guru dianjurkan untuk membiasakan
menggunakan komunikasi yang tidak hanya melibatkan interaksi antar guru dan
siswa tetapi juga melibatkan interaksi yang dinamis antara siswa satu dengan
lainnya. Untuk itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang tidak hanya dapat
membantu siswa memahami konsep tetapi juga siswa dapat berinteraksi dalam
memecahkan masalah untuk menemukan konsep yang dikembangkan. Model
pembelajaran seperti ini dinamakan model pembelajaran kooperatif. Adapun
model pembelajaran kooperatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran
matematika diantaranya adalah tipe two stay - two stray.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk
mengetahui aktivitas siswa, respon siswa, hasil belajar siswa, serta untuk
mengetahui apakah model pembelajaran ini dapat meningkatkan kemampuan
metakognisi siswa pada ketrampilan pemecahan masalah. Populasi penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas VII SMP Muallimat Gresik tahun pelajaran 2007-2008,
sedangkan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII-A yang dipilih
secara acak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, tes, dan
angket. Hasil-hasil penelitian yang diperoleh adalah : (1) aktivitas siswa dalam
pembelajaran ini adalah efektif. (2) respom siswa untuk mengikuti pembelajaran
ini adalah positif dengan rata-rata prosentase 96,67% pada tanggapan senang,
81,11% pada tanggapan baru, dan 100% pada tanggapan berminat. (3) hasil
belajar siswa adalah tuntas dengan ketuntasan secara klasikal sebesar 93,55%. (4)
pembelajaran ini, mendeskripsikan terjadinya peningkatkan kemampuan
metakognisi pada ketrampilan pemecahan masalah dari 2 orang siswa yang
diamati.