Abstract :
Penelitian ini meneliti tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap tingkat
pemahaman akuntansi dengan variabel pemoderasi kultur keluarga dan kultur
universitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris
mengenai pengaruh kultur keluarga dan kultur universitas sebagai variable
moderating yang mempengaruhi kecerdasan emosional terhadap tingkat
pemahaman akuntansi.
Hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah H1 : Kecerdasan
Emosional secara signifikan berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi. H2 : Kultur keluarga sebagai variabel moderating berpengaruh terhadap tingkat
pemahaman akuntansi. H3 : Kultur Universitas sebagai variabel moderating
berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Teknik analisis yang
digunakan adalah dengan menggunakan uji regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kecerdasan emosional
berpengaruh signifikan terhadap pemahaman akuntansi dimana diperoleh t hitung
sebesar 12,422 dengan tingkat signifikansi 000 < alpha 5%. Sedangkan interaksi
kecerdasan emosional dan kultur keluarga sebagai variabel moderator
berpengaruh signifikansi terhadap pemahaman akuntansi dimana diperoleh t
hitung sebesar 2,207 dengan tingkat signifikansi 000 < alpha 5%. Dan interaksi
kecerdasan emosional dan kultur universitas sebagai variabel moderator
berpengaruh signifikan terhadap pemahaman akuntansi dimana diperoleh t hitung
sebesar 2,228 dengan tingkat signifikansi 000 < alpha 5%. Begitu juga interaksi
kecerdasan emosional dan kultur keluarga serta kultur universitas sebagai variabel
moderator tidak berpengaruh signifikan terhadap pemahaman akuntansi dimana
diperoleh t hitung sebesar 0,507 tingkat signifikansi sebesar 5%.