Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya konflik keagenan antara Manajer dan
Investor, dimana salah satu pendekatan yang dilakukan untuk mengurangi agency
cost adalah kebijakan hutang. Selain itu, berdasarkan penelitian Albrecth &
Richardson (1990) dan Lee & Choi (2002) menemukan bahwa perusahaan yang lebih
besar kurang memiliki dorongan untuk melakukan perataaan laba dibandingkan
perusahaan-perusahaan kecil karena perusahaan besar dipandang lebih kritis oleh
pihak luar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu pengaruh leverage dan ukuran
perusahaan berpengaruh terhadap kualitas laba. Variabel leverage diukur dengan
menggunakan rasio total hutang dibagi dengan total aktiva. Sedangkan size
perusahaan diukur dengan total aktiva. Variabel dependen kualitas laba diukur
menggunakan earnings response coefficients (ERC).
Hipotesis yang peneliti rumuskan dalam penelitian ini adalah : Leverage dan
Size perusahaan berpengaruh terhadap Kualitas laba secara simultan maupun secara
parsial. Alat analisis yang digunakan adalah dengan model linear berganda. Pengujian
hipotesis dengan menggunakan uji F dan uji t dengan level of significan 5 %.
Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan uji F yang menghasilkan
nilai signifikansi 0,694 maupun uji t dengan nilai signifikansi 0,399 untuk variabel
Size perusahaan dan 0,970 untuk variabel leverage dimana nilai-nilai tersebut lebih
besar dari 0,05 menunjukkan bahwa variabel ? variabel independen yaitu leverage
dan Size perusahaan secara simultan maupun secara parsial tidak berpengaruh secara
signifikan terhadap variabel dependen kualitas laba