Abstract :
Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai peranan sangat penting, guru
dalam proses belajar harus dapat membuat kondisi kelas yang menunjang
terselenggaranya proses pembelajaran yang efektif.pembelajaran matematika
disekolah selama ini pada umumnya lebih bersifat klasikal dan konvensional, hal
itu telah mengakibatkan siswa tumbuh dan berkembang hanya berdasarkan
perintah dan tugas yang diberikan oleh guru.serta pembelajaran yang terjadi
cenderung bersifat pemindahan ilmu dari guru ke peserta didik. Upaya yang dapat
dilakukan untuk mengatasi hal itu adalah dengan menerapkan pendekatan
pembelajaran dimana siswa tertarik terhadap pelajaran matematika, proses
pembelajarannya tidak membosankan,serta evaluasi pembelajarannya membut
siswa berpikir, menghayati dan mampu mengaplikasikan dalam kehidupan seharihari. Pendekatan yang dapat mewujudkan hal itu diantaranya yaitu pendekatan
integrated learning model webbing dan pendekatan problem posing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar
matematika siswa yang diajar dengan menggunakan pendekatan integrated
learning model webbing dan pendekatan problem posing siswa kelas VIII
semester II SMPN 3 Sidayu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa
kelas VIII. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
teknik random sampling dengan sebelumnya Dari ketiga kelas tersebut diuji
normalitas dan uji homogenitas.dan dari ketiga kelas tersebut yang homogen yaitu
kelas VIIIB dan kelas VIIIC. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu
menggunakan uji perbedaan dengan menggunakan bantuan SPSS 14.0
Dari uji perbedaan peneliti menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 14.0 uji-t
menunjukkan bahwa nilai sig (0.003) (0.05), maka H ditolak, Artinya ada
perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan
pendekatan integrated learning model webbing dan pendekatan problem posing
siwa kelas VIII SMPN 3 Sidayu.