Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Sulistyaningsih, Sulistyaningsih
Subject
Accounting
Datestamp
2020-11-30 03:04:53
Abstract :
Dalam mengambil keputusannya, investor kerap kali juga dapat
menggunakan dan menganalisa financial statement yang telah dikeluarkan oleh
perusahaan. Tujuan menganalisanya adalah untuk mengetahui kekuatan dan
kelemahan perusahaan tersebut berdasarkan laporan-laporan keuangannya.
Kebanyakan penelitian yang berhubungan dengan kinerja perusahaan, selalu
menghubungkan kinerja tersebut terhadap risiko (Collins, 1990; DeFusco, 1990),
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi: investor, yaitu dapat
mengetahui pengaruh karakteristik financial statement terhadap market
performance saham sektor aneka industri pada perusahaan outomotive dan
komponennya, sehingga dapat membantu pertimbangan investor dalam
melakukan pengambilan keputusan investasi.
......... Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 perusahaan Automotive dan
Komponennya yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan kelengkapan data
laporan keuangan selama tahun 2004-2006. Jenis data yang digunakan adalah data
sekunder yaitu data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia yang berupa
Kinerja keuangan. Sedangkan sumber berasal dari PT Bursa Efek Indonesia dan
data yang diperoleh, diolah dan dianalisis dengan teknik analisis regresi logistik
biner yang menggunakan alat bantu komputer dengan program SPSS. 10.0
Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis pertama, kedua, ketiga,
Kempat, dan kelima ditolak karena nilai signifikansinya di atas 0,05 yaitu 0,177.
Hipotesis kedua dengan tingkat signifikansi 0,896 berarti di atas 0,05. Hipotesis
ketiga dengan tingkat signifikansi 0,249 berarti di atas 0,05. Hipotesis keempat
dengan tingkat signifikansi 0,625 dengan tingkat signifikansi 0,05. Hipotesis
kelima dengan tingkat signifikansi 0,582 dengan tingkat signifikansi 0,05.
Sehingga hipotesis-hipotesis tersebut ditolak yang berarti bahwa DER, PER,
PBV, Profitabilitas, dan Likuiditas tidak mempengaruhi Market Performance.
Maka dapat diperkirakan bahwa rasio-rasio keuangan yang bersumber pada
laporan keuangan perusahaan belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh investor
sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar
modal Indonesia.