Abstract :
Matematika merupakan mata pelajaran yang kurang disenangi bahkan dibenci oleh
sebagian besar siswa sehingga mengakibatkan siswa kurang berhasil dalam belajar
matematika. Salah satu faktor penyebab siswa kurang menyukai matematika adalah kurang
sesuainya metode pengajaran dengan intelektual anak dan sulitnya menumbuhkan kesenagan
siswa terhadap pelajaran matematika. Selama ini metode pembelajaran yang umum
diterapkan adalah metode pembelajaran konvesional yang cenderung bersifat searah, artinya
guru memberikan materi pembelajaran dan siswa menerimanya sehingga siswa terlihat kurang
aktif.untuk mengatasi hal itu perlu suatu metode pembelajaran yang dirasa cukup alternatif
tak hanya baik dalam membantu siswa untuk memahami konsep-konsep pelajaran yang sulit,
tetapi juga untuk menumbuhkan kemampuan kerja sama dan bersifat kritis. dan juga perlunya
menjalin komunikasi antar siswa maupun guru dan siswa. Dalam penelitian ini peneliti
mencoba menerapkan salah satu metode pembelajaran yaitu metode bermain.
Penelitian ini mengambil rumusan masalah yaitu aktivitas kelompok, respon peserta
didik dari ketuntasan peserta didik setelah pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mendiskripsikan aktivitas kelompok, mendiskripsikan respon peserta didik pada materi
pokok keliling dan luas persegi dan persegi panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian
diskritif dengan subjek penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas III MI Roudlotul Ulum
Yosowilangun.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas siswa dalam kelompok pada pembelajaran
metode bermain dikatakan baik dengan kenaikan 0,66 yaitu dari 2,56 menjadi 3,22 respon
demikian juga dalam pengisian angket menunjukkan peserta didik senang dengan
diterapkannya metode bermain dan hasil ketuntasan belajar peserta didik tergolong tuntas
dengan presentase 87,5 %