Abstract :
Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa Relationship Marketing adalah
suatu strategi untuk membangun hubungan jangka panjang antara pelanggan
dengan perusahaan secara terus-menerus. Sehingga tercipta hubungan yang lebih
dari hubungan antara penjual dan pembeli yang hanya berorientasi pada proses
transaksi, namun disini penjual dan pembeli adalah partner yang saling
menguntungkan sehingga orientasinya adalah menjalin hubungan yang baik
dengan pelanggan, karena pelanggan adalah asset yang sangat berharga, dan jika
pelanggan tersebut dilayani dengan baik maka akan memberikan suatu
keuntungan bagi perusahaan. Pendekatan Relationship Marketing menurut Barry
dan Parasuraman 1991 (dikutip dalam Brilianta 2006) dengan menerapkan tiga
level dari Relationship Marketing dapat meningkatkan loyalitas pelanggan. Yaitu
dengan ikatan keuangan, ikatan sosial, dan ikatan struktural. Loyalitas menurut
Griffin (2002;16) adalah hasil mencurahkan perhatian pada apa yang perlu
dilakukan untuk mempertahankan pelanggan dan kemudian terus menerus
melakukannya. Loyalitas pelanggan yang meningkat menyebabkan profitabilitas
yang lebih tinggi, retensi pegawai yang lebih tinggi, dan basis keuangan yang
lebih stabil.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Relationship
Marketing terhadap loyalitas pelanggan AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah
Surabaya baik secara parsial maupun simultan.
Hipotesis yang peneliti rumuskan dalam penelitian ini adalah bahwa
faktor-faktor relationship marketing berpengaruh baik secara parsial maupun
simultan terhadap loyalitas pelanggan.
Alat analisis yang digunakan adalah dengan model regresi linier berganda
dengan menggunakan bantuan SPSS 12.0 for windows. Dari hasil analisa yang
telah dilakukan diperoleh persamaan regresi linier berganda, yaitu: Y = 1,052 +
0,611X1 + 0,420X2 + 0,370X3
Persamaan regresi tersebut menunjukkan adanya pengaruh dari variabel
bebas, yaitu: ikatan keuangan, ikatan sosial, dan ikatan struktural terhadap
variabel tergantung yaitu loyalitas pelanggan AJB Bumiputera 1912 Divisi
Syariah Surabaya.
Nilai koefisien R sebesar 0,845 menunjukkan adanya hubungan yang kuat
antara variabel tergantung dengan variabel bebas, dan besarnya hubungan dapat
dilihat dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,705. Untuk pengujian hipotesis
dapat dilihat melalui masing-masing thitung sebesar 4,309; 2,911; 2,458 lebih besar
dari ttabel sebesar 1,98. Hal ini berarti masing-masing variabel bebas secara parsial
berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah
Surabaya. Fhitung sebesar 79,717 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,70. Hal ini berarti
variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan AJB
Bumiputera 1912 Divisi Syariah Surabaya.