Abstract :
Menurut pengalaman peneliti pada saat bakti sosial dan pkl. Banyak siswa yang
melakukan kesalahan dalam mengerjakan soal cerita. Terutama mereka kurang
teliti dan kurang memahami soal tersebut sehingga mereka sering salah dalam
mengerjakan. Soal cerita adalah salah satu soal yang membutuhkan ketelitian
dan kemampuan penalaran, yang biasanya siswa sering melakukan kekeliruan
dalam menyelesaikan soal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Untuk
mengetahui jenis kesalahan yang sering dilakukan siswa kelas V SDN Banaran
I Babat Lamongan dalam menyelesaikan soal cerita pada bilangan, 2. Untuk
mengetahui penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh 8 siswa yang
terpilih sebagai responden dalam menyelesaikan soal cerita. Subyek penelitian
ini adalah siswa kelas V SDN Banaran I Babat ? Lamongan. Data yang akan
dianalisis di dalam penelitian ini lebih memperhatikan pada kesalahan yang
dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita,. Data yang dikaji lebih
bersifat deskriptif kualitatif, yaitu data yang menginformasikan jenis
kesalahan, bentuk kesalahan dan faktor penyebab terjadinya kesalahan yang
dilakukan oleh siswa kelas V di SDN Banaran I Babat ? Lamongan. Jika siswa
melakukan kesalahan pada tahap pertama maka , dimungkinkan akan
melakukan kesalahan pada tahap selanjutnya. Kesimpulan dalam penelitian ini
adalah :1. Kesalahan yang sering dilakukan siswa kelas V di SDN Banaran I
Babat ? Lamongan yaitu kesalahan abstraksi dalam menyelesaikan soal cerita.
2. Faktor- faktor penyebab terjadinya kesalahan siswa di SDN Banaran I Babat-
Lamongan berdasarkan wawancara adalah sebagai berikut : Siswa terburu-buru
sehingga tidak peduli dengan pekerjaannya., Siswa kurang mengerti kalimat
tanya., Siswa tidak terbiasa dengan menulis diketahui dan ditanya pada saat
mengerjakan soal cerita, Siswa kurang memahami dengan pemisalan dari soal,
Siswa kurang memahami soal dan kurang memahami konsep dari materi, Siswa
kurang teliti dan siswa meremehkan dari kesimpulan atau penafsiran ke
permasalahan awal.