Abstract :
Dalam mempelajari matematika, penggunaan metode penyelesaian yang sesuai
dengan kemampuan siswa dalam memecahkan suatu masalah atau suatu soal
matematika merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar
siswa pada materi tertentu. Oleh karena itu, sebagai seorang guru hendaknya
senantiasa memberikan beberapa alternatif metode penyelesaian dalam
mengerjakan suatu soal dalam materi tertentu. Hal ini dikarenakan perbedaan
kemampuan siswa dalam menerapkan suatu metode penyelesaian. Adapun dalam
materi KPK dan FPB terdapat beberapa penyelesaian, diantaranya yaitu metode
pembagian menurun dengan bilangan prima.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk
mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar matematika pada materi KPK
dan FPB setelah diterapkan metode pembagian menurun dengan bilangan prima
kelas IV di SDN Kambingan Cerme. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk
mengetahui respon siswa terhadap penerapan metode pembagian menurun dengan
bilangan prima. Dalam penelitian ini menggunakan sampel total karena siswa
kelas IV di SDN Kambingan berjumlah 17 siswa, sehingga penelitian ini meneliti
seluruh populasi kelas IV. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal tes, sehingga dihasilkan data hasil belajar siswa dan kemudian dianalisis dengan uji-t
berpasangan berbantuan SPSS versi 12. Karena metode pembagian menurun baru
diterapkan, maka peneliti juga mengambil data respon siswa terhadap metode ini
melalui penyebaran angket yang kemudian dianalisis dengan mencari
prosentasenya. Dari hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa terjadi
peningkatan hasil belajar pada materi KPK dan FPB yakni dari rata-rata hasil
ulangan harian sebesar 67,94 menjadi 77,06. Sedangkan dari hasil angket
menunjukkan bahwa siswa merespon baik terhadap pembelajaran metode
pembagian menurun dalam materi KPK dan FPB, hal ini diperoleh dari
pengkategorian prosentase jawaban respon positif terhadap setiap item pentanyaan
yang diajukan yakni sebesar 84,71 %.