Abstract :
Pada dasarnya kinerja karyawan merupakan hasil proses yang kompleks, baik
berasal dari diri pribadi karyawan (internal faktor), keadaan lingkungan/
perusahaan (external faktor), maupun upaya strategis dari perusahaan. Kinerja
yang baik tentu saja merupakan harapan bagi semua perusahaan dan institusi yang
mempekerjakan karyawan, sebab kinerja karyawan ini pada akhirnya diharapkan
dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Jika kinerja karyawan
baik maka kinerja perusahaan akan baik pula, demikian sebaliknya jika kinerja
karyawan tidak baik maka akan tidak baik pula kinerja perusahaan
Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh faktor kepemimpinan,
kepuasan kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan outsourcing yang ada di
PT. Rajasaputra Jayaperkasa. Penggunaan variabel-variabel tersebut berdasarkan
teori yang dikemukakan simamora (2006), Penggunaan variabel-variabel tersebut
diharapkan dapat memecahkan permasalahan yag terjadi pada PT. Rajasaputra
Jayaperkasa yaitu adanya penurunan kinerja karyawan outsoucing yang ada di PT.
Rajasaputra Jayaperkasa. Responden penelitian ini adalah karyawan outsoucing
yang ada di PT. Rajasaputra Jayaperkasa sejumlah 96 karyawan.
Metode analisis data yang digunakan adalah analisa regresi linier
berganda, dengan menggunakan bantuan program SPSS yang digunakan untuk
menganalisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan, kepuasan
kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan
dan faktor kepuasan kerja mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja
karyawan. Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa untuk memenuhi dan
meningkatkan kinerja karyawan outsourcing yang ada di PT. Rajasaputra
Jayaperkasa, masing-masing unit organisasi perlu memperhatikan faktor-faktor
seperti kepemimpinan, kepuasan kerja dan motivasi, karena faktor-faktor tersebut
terbukti mempengaruhi tinggi rendahnya Kinerja karyawan.